Untitled Document

 
Script InterMedia
 
HomeProfil Produk & Layanan | Tim Kerja | Portfolio | Kontak | Galeri Foto | Proposal RQC | Demo RQC
Untitled Document
Profil Yuhardin
Y U H A R D I N
CEO Script InterMedia

M: +62853 4292 1117
Pin BB: 3156C99B

Email: ceo@scriptintermedia.com
Fb: Yuhardin Ssi
 
 

    News
Google
 


Minggu, 10-01-2010 
Nama Susunan Pengurus Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) 2009 - 2015
 
Ketua: Syahrul Yasin Limpo

Wakil Ketua:
- Moh. Roem
- Ilham Arief Sirajuddin
- Ince Langke IA
- M. Arfandy Idris
- AM. Yagkin Padjalangi
- Basmin Mattayang
- Ajiep Padindang
- A. Marzuki Wadeng
- Chairul Tallu Rahim
- A. Kadir Halid
- Susilo MT Harahap
- Abdul Madjid Tahir
- A. Barlihanti Hasan
- M. Ruslan
- Burhanuddin Baso Tika
- Musyafir Kelana AN
 

Sekretaris : Pangeran Rahim
Wakil Sekretaris:
- Burhanuddin Baharuddin
- La Kama Wiyaka
- Sony Budi Pandi
- Sudirman Numba
- A. Rahmawati Sulthani
- A. Iskandar Z Lathief
- A. Ina Kartika Sari
- Chaidir Arif Krg Sijaya
- Mukhlis Sufri
- Amirullah Tahir
- Muchdar Muluk Tawang
- Rusni Kasman
- M. Hidayat Nahwi Rasul
- Luthfi Kadir
- Armin Mustamin Toputiri
- Syamsuddin Lagu

Bedahara :Syafruddin Nur
Wakil Bendahara:
- Hoist Bachtiar
- Rusdi Masse
- Peter Gozal
- A. Rio Idris Padjalangi
- Usman Marham
- Rusdin Abdullah
- Syamsul Zainal
- Deyong Kurniawan
- Adb. Rahmat AT
- M. Zulkarnaen Arief
- Ferdy M. Andi Lolo
- A. Tenri Muntu Jabir
- Andi Muzakkar
- A. Muh. Irsan Idris Galigo
- Maddo Pammusu
- Chandra Najib Symsuddin DL

Biro Pemenangan Pemilu:
- Sudirman Muhammadiyah
- Djamaluddin Syamsir
- Subhan Jaya Mappaturung
- Makbul Hakim
- Heriyani Mufti

Biro Kaderisasi dan Keanggotaan:
- Abd Rauf Tika
- Awing Yahya
- Usman Genda
- Rosnani Smith


Biro Organisasi
- Adnan Siara
- Alamsyah Demma
- Anwar Mappiasse
- Jamila Idris
- Julius Jodo Pamatan
- Muh. Saleh
- Julianti

Biro Pengabdian Masyarakat:
- M. Pramudya Paewangi
- Yosafat Tandilinting
- Andi Tanriari Syamsir
- Cahyana Idrus
- Kahar Gani


Biro Hukum dan HAM:
- M. Yaser S Wahab
- Sadi Rinaldi Farmadi
- Taufik Arifin
- Mahyanto Masda
- Risman Pasigai

Biro Tani dan Nelayan:
_ Mappaujung
- Piter Petawaran
- Zaenal Galib
- Saleh Rahman
- Muh. Said

Biro Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM:
- Yudi F Arsono
- Muh. Afifuddn Fattah
- Aswin A Lolo
- Ferdy Tanriady


Biro, Pemuda Olahraga dan Seni:
- Andi Tenri Atta Lantara
- Fausi A. Wawo
- Bhakti Baramuli
- Arief Oesman

Biro Pendidikan dan Pelatihan:
- Rosmawati Natsir
- Astuti Attas
- Muh. Ramli
- Aden Sanusi
- Nasruddin Upel

Biro Perempuan
- Asmati Mustafa Djide
- Asmara Cawidu
- Heriyani
- Musbini Musa
- A. Rani Deviani Syaifuddin

Biro Keagamaan:
- Rahim Mas P. Sanjata
- Mahmud Nuhung
- Adinata Wijaya
- Sirajuddin
- Lili Mulyani

Biro Informasi dan Komunikasi:
- Karim Alwi Hamu
- Mappiar HS
- Dana Gamajaya
- Patrecia Imelda
- Jabal tarick Malik

Biro Penelitian Pengembangan:
- Muh. Farid Kasim
- A. Nurfitri Balasong
- Andi Abdul Majid
- A. Dala Hamsah
- Muh. Tabri

Biro Pembangunan Daerah
- A. Fachri Makkasau
- A. Sugeng SA Mappanyompa
- Djamaluddin Yunus
- A. Silvana Rahim Wira Lestari R
- Ismail
- Bambang Unru


Biro Lingkungan Hidup:
- Fachry Gaus
- Jumair Wadubun
- Juliasni
- Syamsul Raga
- Andi Tenri Abeng
- Usman Adami



Penentuan Cabup, Ujian Pertama Syahrul

TIGA gelombang survei mengawali penentuan calon bupati yang diusung Partai Golkar Sulsel. Mereka akan menjadi duta Golkar dalam pertarungan memperebutkan tampuk pemerintahan di sebelas kabupaten.

Hebatnya, tiga elite Golkar menjadi "sponsor" gelombang survei itu. Survei gelombang pertama dilakukan Ilham Arief Sirajuddin tatkala masih menjabat Ketua DPD I Golkar Sulsel, penghujung 2009. Dia menggandeng Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei tokoh untuk calon bupati Golkar di 11 kabupaten.

Gelombang kedua dikomandoi Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Daerah Sulawesi, Nurdin Halid. Mantan terpidana kasus korupsi ini memimpin survei untuk memperkecil tokoh yang bakal mengendarai Golkar di pilkada.

Gelombang ketiga, dibiayai langsung Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel terpilih, Syahrul Yasin Limpo.
Baik DPP maupun DPD I menyatakan bahwa penentuan calon bupati (cabup) berdasarkan survei hasil survei bergelombang itu.

Namun, timbul tanda tanya, data hasil survei gelombang mana yang akan dijadikan patokan menentukan kandidat? Apa survei yang dilakukan di masa Ilham, yang dikomando Nurdin, atau yang dibiayai Syahrul? Inilah titik awal rawan pertama internal Golkar di masa kepemimpinan Syahrul.
Uniknya, karena secara kelembagaan, Golkar belum pernah melakukan survei awal alias tidak memiliki data awal mengenai eskalasi kekuatan figur yang akan bertarung di 11 kabupaten. Data survei yang membahana di media yang disebut-sebut hasil survei Golkar sesungguhnya adalah data survei yang dilakukan LSI atas inisiatif pribadi Ilham, bukan atas dasar permintaan Golkar secara organisasi.

Secara etika, LSI tidak mungkin memberikan dan membuka hasil surveinya kepada orang atau organisasi yang tidak berhak, alias bukan pemesan. "Kita melakukan survei secara profesional. Hasilnya akan kita serahkan kepada pemesan. Kami tidak berhak menyampaikannya kepada siapapun kecuali pada pemesan survei. Inilah etika yang kami panuti selama ini," ujar Koordinator LSI Area Sulawesi dan Maluku, Herman Heizer, beberapa hari lalu.

Masalah yang bakal muncul dari survei sehubungan penentuan cabup Golkar itu adalah ketika DPP dan DPD I Golkar masing-masing melakukan survei tanpa data pembanding survei sebelumnya. Artinya, mereka tidak memiliki trend dan grafik pergerakan tingkat popularitas dan elektabilitas figur yang mereka gadang-gadang.

"Kalau survei terakhir yang dijadikan ukuran, pasti menguntungkan incumbent di semua daerah karena popularitas dan elektabilitasnya pasti lebih tinggi dibanding penantangnya, seburuk apapun kinerja incumbent itu. Makanya kami minta DPD I bijaksana dalam hal ini," ujar Juru Bicara Ketua DPD II Golkar Pangkep Syamsuddin Hamid Batara, Abd Rachmat Nur.(syekhuddin/mursalim djafar/aqsa riandy pananrang/as kambie)


Optimis Sapu Bersih
PARTAI Golkar Sulsel menargetkan bisa menyapu bersih pilkada 2010 yang bakal digelar di 11 kabupaten Se-Sulsel. "Oh iya tentu optimis. Tetapi semuanya tergantung kehendak Tuhan," jelas Syahrul. Yagkin menambahkan nama-nama yang sudah mendaftar akan mengendarai partai berlambang pohon beringin ini tentu harus memiliki tingkal elektabilitas yang tinggi dibanding kandidat lain. "Kondisi peta politik di bawah selalu berubah-ubah. Untuk itu masih akan disurvei lagi sebelum ditetapkan," jelasnya.(axa)


60 Wajah Baru
SEBANYAK 60 pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel dinilai wajah baru di keluarga beringin. Dari 60 wajah baru ini, 40 di antaranya adalah pindahan dari partai lain.

Tiga bupati termasuk wajah baru, dua di antaranya pindahan dari partai lain. Mereka adalah Bupati Pangkep Syafrudin Nur. Sebelumnya, dia PNS aktif. Bupati Sidrap Rusdi Masse, sebelumnya Bendahara PBR Sulsel. Dan Bupati Luwu Andi Mudzakkar Qahhar Mudzakkar yang sebelumnya Ketua PBB Luwu.
Wajah baru lainnya, Maqbul Halim dan Kahar Gani. Magbul baru mencicipi aroma partai setelah lima tahun menjadi anggota KPU Makassar. Sedangkan Kahar pindahan dari PDK.
Anggota Biro Pendidikan dan Pelatihan, Nasrudin Upel, mengaku terharu bisa dipecaya masuk skuad Golkar Sulsel. "Saya akan bekerja sebaik-baiknya atas kepercayaan ini," katanya.(cr7/axa/lim)


Akhirnya Pisah

ILHAM Arief Sirajuddin mundur dari kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel periode 2009-2014. Pengunduran diri ini diserahkan ke DPP berselang beberapa hari setelah ia terima surat keputusan (SK) kepengurusan, awal pekan ini.

Ilham memilih membesarkan Golkar dan membantu Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo dengan caranya sendiri. Dia lebih enjoymengawal Golkar Sulsel dari luar sistem.
"Tidak selamanya saya harus bersama Pak Syahrul di Golkar untuk membantu Golkar dan membantu beliau," ujar Ilham, kemarin.

Ilham mengaku pengunduran dirinya bukan karena ketidakcintaannya pada Golkar. Justru ia cinta, maka ia mundur dari kepengurusan DPD I. "Saya akan lebih konsentrasi mengurus Kota Makassar. Ini juga demi Golkar dan demi masyarakat," katanya.
Ilham sebenarnya sudah lama berniat "hengkang" dari kabinet Syahrul. Sejak DPP mencoret posisi ketua harian dalam rapat formatur usai penetapan Syahrul sebagai ketua Golkar secara aklamasi, akhir 2009, Ilham sudah bertekad mundur. Dia mundur karena mengaku tahu diri bahwa dirinya "tidak diinginkan lagi di Golkar".

"Cuma saya tidak enak menyatakan mundur sebelum SK itu saya terima. Jangan-jangan saya menyatyakan mundur padahal ternyata saya memang tidak dikasi masuk pengurus. Makanya, saya baru menyampaikan pengunduran diri secara tertulis setelah saya terima SK," jelas Ilham.
Syahrul pun seakan tak percaya Ilham "meninggalkannya". Hingga Jumat (8/1), Syahrul seakan belum percaya pada "kenyataan" yang ada. "Saya baru baca di media. Tanya yang lain lah. Saya terlalu suka itu anak (Ilham). Karena saya mau dia kerja baik. Saya selama ini sudah baik-baik lah," kata Syahrul di rumah jabatan gubernur, Jl Sungai Tangka, Makassar, Jumat (8/1).
Meski demikian, Syahrul pasrah akan sikap Ilham itu. Dia mengaku tak berdaya menghalangi orang yang ia sebut, "Saya suka itu anak" itu.(as kambie)


data diri
Nama: Ilham Arief Sirajuddin MM
Lahir: Makassar, 16 September 1965
Jabatan: Wali Kota Makassar periode 2004-2009, 2009-2014
Ayah: HM Siradjuddin (mantan Bupati Gowa dua periode)
Istri: Aliyah Mustika Abdullah (lahir Makassar 30 Maret 1969
Anak:
- Amirul Yamin Ramadhansyah (17 Februari 1994)
- Zulfikar Nur Alamsyah (14 November 1995)
- Siti Hamsinah Haeratunnisa (1 November 1997)
- Siti Mukhlizathul Amalia (10 November 2001)
Riwayat pendidikan
SDN Mangkura Makassar
SMP Negeri 6 Makassar
SMA Negeri 7 Bandung
S-1 Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar
S-2 Magister Manajemen Universitas Muslim Indonesia Makassar

Karier politik
Wakil Bendahara DPD II Golkar Makassar (1992 - 1997)
Ketua Biro Pemuda dan Olahraga DPD I Golkar Sulawesi Selatan 1998 - 2001
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar (2001-2008)
Anggota DPRD Sulawesi selatan (1999-2004)
Ketua Kompartemen Koperasi KADIN Sulsel (1999 - Sekarang)
Wali Kota Makassar (2004-2009)
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel (2008-2009)
Wali Kota Makassar (2009-2014)

Karier lainnya
Direktur (1992-1999) Komisaris (1999-2004) presiden komisari(2004- sekarang)
PT.Mustika Pratama Persada
Sekretaris Umum REI Sulsel (1995 - 1999)
Pengelola PSM Makassar (1995 - sekarang)
Ketua Harian AMPI Sulsel (2000 - Sekarang)
Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar
Anggota Kehormatan Sabun Hitam Inkanas Forki Makassar
Anggota Tiger Owner's Club Makassar Sulsel




Ulasan
Persoalan Ketidaknyamanan

Pengunduran diri Ilham Arif Sirajuddin dari kabinet Syahrul di DPD I Golkar Sulsel sebenarnya masalah yang didepolitisir dan bisa dikatakan mencari sensasi saja. Persoalan ketidaknyamanan yang dialami Ilham dengan Syahrul Yasin Limpo hanya persoalan simetri antara keduanya.

Kita lihat saja nanti, apa benar Golkar di Sulsel akan terpuruk sepeninggalnya dari partai ini.
Secara kelembagaan, pengunduran diri Ilham sebenarnya memberikan imej yang tidak bagus bagi proses demokrasi di Sulsel.
Masa setelah keluar SK-nya ia mengundurkan diri? kalau memang tidak mau kenapa tidak menyatakan tidak bersedia saat kalah di musda lalu.
Namun meski demikian, SYL harus menghargai apa yang dilakukannya, karena kalaupun dipaksakan bertahan, keberadaannya di partai tidak akan optimal. Biarlah waktu yang akan membuktikan apakah dia memang benar-benar tokoh atau tokoh yang hanya dibesarkan oleh media.(cr7)
Dr M Darwis, pengamat sosial politik Unhas


Harus Dilakukan
Menurut saya, pengunduran diri Ilham dari kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel adalah hal yang sangat wajar dan harus dilakukannya. Faktor kecewa karena 'dikalahkan' dalam pertarungan yang tidak bertarung mungkin menjadi salah satu sebabnya.
Pertarungan yang tidak fair play yang dipertontonkan dalam musda golkar beberapa waktu lalu adalah pelajaran buruk bagi masyarakat Sulawesi Selatan dalam berdemokrasi.
Sangat naif kalau Ilham masih bertahan dan tidak mengundurkan diri dari kepengurusan kabinet SYL," Katanya yang dihubungi Tribun melalui ponselnya, Sabtu (9/1) sore (cr7)
Dr Hasrullah MA, pengamat komunikasi politik Unhas



Ketua DPD II versus Incumbent
FEBRUARI 2010 bisa jadi menjadi masa meradang bagi sejumlah Ketua DPD II Partai Golkar. Lima tahun mereka membangun partai beringin di wilayah masing-masing.

Lima tahun mereka telah mengorbankan materi, rasa, dan karsa untuk Golkar di kabupaten. Tapi, semuanya pupus seketika. Mekanisme survei yang dijadikan patokan Golkar menentukan calon bupati bakal menjadi mimpi buruk bagi mereka.
Inilah kekisruhan pertama internal Golkar yang diprediksi bakal membahana di awal tahun ini. Kedekatan emosional ketua DPD II dengan pimpinan kecamatan dan kader Golkar di daerah masing-masing akan menjadi biang lahirnya empati mendalam. Mereka tentu tidak rela ketua yang sekian tahun memimpin mereka terlucuti begitu saja di Golkar.
Apalagi, DPD I Golkar Sulsel sudah memberi "warning" bagi ketua DPD II yang bukan incumbent. Berdasarkan hasil survei, entara survei atas inisiatif siapa, tiga incumbent dinyatakan hampir pasti menunggangi Golkar di pilkada. Mereka adalah Ichsan Yasin Limpo di Gowa, Syafurdin Nur di Pangkep, dan Hatta Marakarma di Luwu Timur (lihat, Mereka Terancam di Golkar).
Secara umum, incumbent dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di sejumlah kabupaten di Sulsel dinilai paling berpeluang mengendarai Partai Golkar. Rata-rata survei popularitas dan elektabilitas mereka di atas 40 persen bahkan 60 persen.
Sekretaris Tim Pilkada Golkar Sulsel A Yagkin Padjalangi yang dikonfirmasi di Makassar, pekan lalu, membenarkan hal itu. "Rata-rata incumbent memiliki modal sangat besar untuk meraih simpati pemilih. Sudah ada hasil survei awal dulu yang dilakukan sekitar tiga bulan lalu," kata Yagkin yang juga legislator DPRD Sulsel ini.
Menurutnya, setelah merampungkan hasil survei tahap pertama, tim pilkada yang menggandeng LSI sebagai lembaga survei sudah mempersiapkan tahapan untuk survei tahap kedua. Dijadwalkan survei tahap lanjutan ini dilakukan Januari 2010 mendatang.
Terpisah, Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo menegaskan sesuai mekanisme partai, penentuan bakal calon bupati dan wali kota ditentukan hasil survei. Kandidat yang meraih posisi tertinggi akan diusung Partai Golkar dalam pilkada serentak 2010 mendatang.
"Sesuai mekanisme berdasarkan hasil survei. Kalau calon incumbent baik dan berpihak kepada rakyat pasti dia menang dong. Hasil lengkapnya (survei) saya belum lihat. Dan Golkar harus mensurvei dua sampai tiga kali sebelum menentukan calon yang akan diusung," kata Syahrul yang juga Gubernur Sulsel ini.(syekhuddin/aqsa riandy pananrang/mursalim djafar/as kambie)

(Sumber: Tribun Timur)
 

Komentar:




Home : scriptintermedia.com
 
Berita Lain
Pilkada Sulsel Jadi Ajang Pemanasan Pilpres 2014

Pasangan Calon Perlu Konsultan Hukum

Nomor Urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara 2012

2012, Tahun Pilgub Sulsel

Pemilukada Serentak Bisa Jadi Bumerang

2012, Jateng akan Gelar Pilkada di Lima Daerah

Biografi/Profil Muhammad Nazar


Untitled Document
 



    Portfolio Real Quick Count Pilkada

- Pilgub Sulteng (Sulawesi Tengah)
- Pilgub Banten
- Pilgub Sulbar (Sulawesi Barat)
- Pemilukada Kota Jogja
- Pemilukada Kab. Buru, Maluku
- Pemilukada Torut Put. 2
- Pemilukada Malinau, Kaltim
- Pemilukada Kubar, Kaltim
- Pemilukada Rokan Hulu, Riau
- Pemilukada Nunukan, Kaltim
- Pemilukada Sragen, Jateng
- Pemilukada Kaur, Bengkulu
- Pemilukada Sarolangun, Jambi

Selanjutnya...



Untitled Document
 

 

    Artikel IT
Inilah Cara Internet Selamatkan Jepang

Pentingnya Teknologi Informasi untuk kesinambungan bisnis

Laporan Malware 2010: 10 Ancaman Teratas Setahun Terakhir

Inilah Inovator Muda Finalis IWIC 2010

PIN BlackBerry Jadi Alat Jejaring Sosial

Pendiri Facebook Menjadi Tokoh Tahun Ini

Ancaman Baru di Era Twitter dan Facebook

    IT News
Plus Minus Windows 8

Daftar 17 Teknologi Akan Memudar di 2012

Sulap Akun Fb jadi Sarana Promosi Diri

10 Kisah Terbesar Dunia Teknologi di 2011

5 Jurus Menangkal Rayuan Virus di Chat Facebook

5 Kiat Aman Belanja Online

10 Teknologi Strategis untuk 2011

    Berita Umum
2 Pembalap Bone Juara di Clas Mild Road Race

TNBNW Rusak, Gorontalo Bisa Tenggelam

Asuransi Delay Diberlakukan Januari 2012

Syahrul Jadi Ketua APPSI, Muallim Ketum Forsesdasi

Nanan Soekarna Ketua Umum PP IMI

Abraham Samad pimpin KPK

Peluang Kajian Keterbukaan Informasi Publik

+ Index   
 Copyright ©2010 Script Intermedia - All rights reserved
 Please send any comments to  webmaster@scriptintermedia.com