Script InterMedia
 
HomeProfil Produk & Layanan | Tim Kerja | Portfolio | Kontak
Untitled Document
Profil Yuhardin
Y U H A R D I N
CEO Script InterMedia

M: +62853 4292 1117


Email: ceo@scriptintermedia.com
Fb: Yuhardin Ssi
 
 

    News
Google
 

Kamis, 30-10-2008 
Quick Count Pilkada Kediri: Syamsul-Abu Bakar Unggul
 
KEDIRI - Pasangan Syamsul Azhar-Abdullah Abu Bakar akhirnya memenangi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kediri periode 2009-2014.


Hitung cepat masing-masing tim sukses menempatkan pasangan ini di posisi teratas dalam perolehan suara kemarin. Kemenangan pasangan yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Damai Sejahtera (PDS) ini memang sudah diprediksi sebelumnya.
 
Menurut perhitungan cepat yang dilakukan Lembaga Penelitian (Lemlit) STIKES Surya Mitra Husada Kediri, angka yang diperoleh Syamsul Azhar ini jauh melebihi tujuh kandidat lainnya. Posisi kedua ditempati pasangan Iwan Boedianto-Arifin Ashror yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu Muhaimin Iskandar dengan perolehan 25,95% suara.

Disusul posisi ketiga adalah pasangan Rinto Harno-Muhammad Zaini sebesar 18,79%. Sementara lima pasangan lainnya belum banyak bersuara pada pilkada kali ini dengan perolehan suara antara 1,39–4,13%. ”Perhitungan ini kami lakukan di 50 TPS dari 473 TPS yang ada. Kami menjamin tingkat kesalahannya hanya 5%,”ujar Dr Indasah Ir MKes selaku koordinator tim.

Menurut dia,hasil ini sudah bisa diprediksi satu bulan menjelang pemungutan suara dilakukan. Sebelumnya, Lemlit STIKES telah melakukan survei sebanyak dua kali, dengan menempatkan Syamsul Azhar pada posisi pertama.

Meski demikian, hasil yang diperoleh dalam pemungutan ini masih di bawah hasil survei yang dilakukan. Indasah menjelaskan, metode perhitungan ini menggunakan claster random sampling, yakni penghitungan yang dilakukan dengan mengambil beberapa TPS secara acak di masing-masing kecamatan yang ada.

Metode ini diyakini sangat tepat untuk mengetahui hasil perhitungan suara secara cepat dan akurat. Kemenangan Syamsul Azhar ini merata hampir di semua TPS. Sementara itu, pasangan Iwan Boedianto-Arifin Ashror yang menempati posisi kedua berhasil mengantongi kemenangan mutlak di Kelurahan Lirboyo dan Semampir.

Kedua lokasi ini cukup menarik karena terdapat Pondok Pesantren terbesar Lirboyo dan lokalisasi Semampir. Kemenangan mutlak ini tak lepas dari pengaruh Pimpinan Ponpes Lirboyo KH Idris Marzuki yang menginstruksikan seluruh santrinya untuk mendukung Iwan. Hasilnya, pasangan Iwan Boedianto berhasil meraup 315 suara,sedangkan Syamsul Azhar hanya meraih satu suara saja.

Mimpi buruk juga dialami mantan Direktur PT Gudang Garam (Tbk) Rinto Harno yang berpasangan dengan M Zaini.Pasangan yang diusung PDIP ini bahkan tidak mampu mendominasi perolehan suara di TPS mereka sendiri.TPS XII Kelurahan Balowerti yang menjadi tempat pencoblosan Rinto Harno justru menempatkan pasangan Iwan Boedianto sebagai pemenang.

Dikonfirmasi mengenai hasil tersebut,Abdullah Abu Bakar yang mendampingi Syamsul Azhar menolak memberikan komentar terlalu banyak.Meski sejumlah quick count menempatkan dirinya sebagai pemenang, dia memilih menunggu hasil perhitungan terakhir yang dilakukan KPU. ”Tentunya saya sangat senang dan berterima kasih kepada masyarakat Kota Kediri atas hasil ini.

Mudah-mudahan kami akan bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk kita semua,” ujarnya seusai perhitungan. Sementara itu, Rinto Harno berharap pilkada kali ini akan bisa berjalan dengan jujur dan sportif untuk menghasilkan calon pemimpin berkualitas. Dia sendiri mengaku tidak mempermasalahkan siapa pun yang menang, asal melalui proses pemilihan yang benar.

”Siapa pun yang menang harus bisa membawa iklim demokrasi bagi masyarakat ke depan,” ujarnya seusai memberikan hak suara. KPUD Kota Kediri menyatakan tidak akan mengumumkan hasil penghitungan suara sementara untuk menghindari terjadinya konflik.

”Silakan kalau tim sukses masing-masing pasangan calon mengeluarkan hasil sementara penghitungan sendiri, tapi KPUD tidak akan memublikasikan,” kata anggota KPUD Kota Kediri Kristianto Gunawan. Menurut dia, berdasar pengalaman di berbagai daerah, publikasi hasil penghitungan suara sementara menimbulkan konflik berkepanjangan.

(Sumber: Pemilu Online)
 

Komentar:

Home : scriptintermedia.com
 
Berita Lain
Real Quick Count juga Menangkan Nurdin

Real Quick Count: 59 Persen untuk Rudi

Quick Count SSI Pemilukada Aceh 2012

SSI: Real Quick Count Pemilukada Prov. Bangka Belitung 2012

Ahmad Marzuqi Calon Bupati Terpilih Jepara

Syahrul Buka Peluang Gandeng Rudiyanto di Pilgub Sulsel

Ini Jadwal Berakhirnya Jabatan Bupati dan Walikota se-Aceh


    IT News
Plus Minus Windows 8

Daftar 17 Teknologi Akan Memudar di 2012

Sulap Akun Fb jadi Sarana Promosi Diri

10 Kisah Terbesar Dunia Teknologi di 2011

5 Jurus Menangkal Rayuan Virus di Chat Facebook

5 Kiat Aman Belanja Online

10 Teknologi Strategis untuk 2011

 

 
 
 Copyright ©2010 Script Intermedia - All rights reserved
 Please send any comments to  webmaster@scriptintermedia.com